ITALIAN TUNE-UP
by acg.aje — published on July 25th, 2006
Istilah ITALIAN TUNE-UP berawal dari kebiasaan mengemudi bangsa Italia yang terkenal temperamental dan senang ngebut. Di jalur-jalur pegunungan Italia, mereka terkenal dengan gaya mengemudinya yang ala gerombolan kaki berat, pokoknya bejek gas abis sampai putaran mesin/RPM mencapai batas maksimum (redline) sebelum mengoper gigi persneling.
Berlawanan dengan persepsi ataupun mitos yang dianut sebagian besar masyarakat, gaya menyetir ini justru memiliki beberapa dampak positif. Dampak terbesar adalah menunda/ memperlambat pembentukan kerak karbon dikatup masuk dan ruang bakar. Mesin juga butuh olah raga rutin!
Cara melakukan Italian tune-Up yang benar:
1. Ketika mesin mencapai sekitar 2000-2500 RPM pada gigi 1, segera injak pedal gas sampai habis;
2. Ketika putaran mesin mencapai redline, segera oper ke gigi berikutnya. Jangan menahan putaran mesin pada baras redline, ini bukannya mengolah-ragakan mesin tetapi berusaha memendekkan usia mesin;
3. Ulangi pada gigi 2 dan 3;
4. Lakukan 2-3 x setiap beberapa hari.
Pada kendaraan yang dilengkapi transmisi otomatis, tidak perlu memindahkan tuas persneling tetapi gunakan posisi D :
* Segera setelah putaran mesin mencapai sekitar 2000 RPM pada gigi 1 segera injak pedal gas sampai habis;
* Pengoperan secara manual tidak dianjurkan mengingat putaran mesin yang terlampau tinggi dapat menurunkan keawetan transmisi otomatis;
* Pada tipe transmisi otomatis elektronik, gunakan mode S (sport) ketika melakukan Italian tune-up
Peringatan sebelum melakukan Italian Tune-Up:
1. Yakinkan bahwa timing belt anda dalam kondisi baik (diganti secara berkala setiap 50.000km);
2. Oli mesin, transmisi maupun differential (gardan) harus pada level yang cukup dan kualitas oli yang digunakan juga harus baik;
3. Mesin tidak mengalami detonasi (ngelitik);
4. Jangan paksa mesin Anda. Jangan lakukan Italian tune-up ketika mobil berbeban/ bermuatan penuh atau sedang berada di tanjakan yang sangat berat
MEMAKSA MESIN BEKERJA PADA PUTARAN RENDAH
Kebiasaan orang mengendarai mobil dengan cara LUGGING THE ENGINE alias memaksa mesin bekerja dengan putaran rendah dibawah 2.000 RPM pada gigi 3, 4 atau bahkan 5 adalah kebiasaan yang sangat buruk karena akan mengurangi usia pakai mesin. Getaran berlebih yang ditimbulkan mesin juga akan berdampak
negatif bagi komponen-komponen lainnya seperti komponen transmisi, as roda penggerak, gardan, dll. Untuk pengendaraan sehari-hari, jagalah putaran
mesin pada kisaran 2.000-3.500 RPM karena kisaran ini memberikan konsumsi BBM yang terhemat serta dapat memperpanjang usia mesin.
(sumber : http://my405.wahyudesign.com/tips.php)
Italian Tune Up + DCS engine conditioner,……
Cara pakai DCS Engine Conditioner mudah kok , bisa dilakukan sendiri,….
1. biasakan bekerja di kondisi mesin normal, ngga perlu dipanaskan sampai bener-bener panas, cukup sampai extra fan menyala, baru kemudian kita mulai bekerja dgn DCS, matin dulu mesin.
2. buka saringan udara supaya memasukkan DCS mudah ke throtle body atau karburator.
3. nyalakan kembali mesin, kemudian semprotkan DCS ke bagian-bagian di karburator, sedikit-sedikit biar menyerap sambil diperhatikan mesin supaya jgn mati, kalau bisa pada saat semprot DCS RPM mesin jgn gede, cukup di maks 2000 RPM pemakaian sebaiknya 1 botol dihabiskan
4. matikan mesin, tunggu DCS bekerja, kira-kira 1jam kemudian nyalakan kembali mesin dan mulai deh lakukan geber-geber mesin di RPM 4000-5000, sebaiknya sih lakukan sambil mesin mendapat beban (sambil jalan) karena geber mesin tanpa beban sebenernya ngga bagus, pada saat mesin digeber abis biasanya kotoran langsung keliatan tuh, warna abu-abu dgn wangi khas DCS.
Memasukkan DCS ke ruang bakar bisa juga dilakukan, kalau hal ini mau dilaksanakan setelah prosedur no.1 diatas buka dulu busi dan semprotkan DCS ke masing-masing ruang bakar, jgn terlalu banyak cukup dgn semprotan kira-kira cairan DCS bakal melapisi seluruh permukaan piston, nah setelah disemprot, tunggu dulu kira-kira 1-2jam baru kemudian nyalakan mesin dan langsung digeber di RPM 4000-5000, selanjutnya ikuti prosedur no.2 diatas.
Posted by acgaje 